Namun, cara mengolah ikan gabus juga perlu diperhatikan agar manfaatnya tidak hilang. Menggoreng ikan hingga terlalu kering atau menggunakan api besar justru bisa merusak kandungan nutrisinya. Sebaiknya ikan gabus diolah dengan cara yang lebih sederhana, seperti dikukus atau dibuat sup dengan api kecil dan minim minyak, agar kandungan gizinya tetap terjaga dan mudah diserap tubuh.
1. Dikukus atau Di-Tim
Cara paling direkomendasikan para orang tua dan ahli gizi adalah dengan mengukus atau men-tim ikan gabus. Cara ini dianggap paling aman karena struktur protein ikan tidak rusak oleh panas api langsung atau minyak panas. Selain itu, uap air akan menjaga daging tetap lembut sehingga sarinya keluar dengan maksimal.
- Cara Mengolahnya: Bersihkan ikan gabus, potong-potong, lalu lumuri dengan perasan jeruk nipis supaya tidak amis. Masukkan ke dalam wadah tahan panas, beri irisan jahe, bawang putih, dan sedikit garam. Kukus selama 15-20 menit.
- Tips Penting: Jangan buang air yang keluar dari daging ikan saat dikukus. Air tersebut justru mengandung konsentrasi albumin paling tinggi. Minum airnya selagi hangat bersama daging ikannya untuk hasil yang cepat.
2. Sup Bening Rempah (Segar dan Gampang Dicerna)
Bagi orang yang sedang sakit atau masa pemulihan, biasanya nafsu makan agak menurun. Membuat sup bening adalah pilihan terbaik karena rasanya segar dan kuahnya bisa membantu menghidrasi tubuh. Rempah-rempah yang digunakan juga membantu meredakan peradangan pada luka dari dalam.
- Cara Mengolahnya: Tumis sebentar bawang putih dan bawang merah iris (pakai sedikit minyak saja), lalu masukkan ke dalam air mendidih. Masukkan ikan gabus, jahe geprek, dan kunyit sedikit untuk menghilangkan bau amis sekaligus sebagai anti-bakteri alami. Tambahkan sayuran seperti wortel atau seledri.
- Manfaatnya: Kuah sup yang kaya akan ekstrak ikan ini sangat ringan di lambung, sehingga nutrisinya bisa langsung dialirkan darah menuju area luka tanpa membuat perut terasa begah.
3. Pepes Daun Pisang

Kalau Bunda bosan dengan menu yang direbus-rebus saja, pepes bisa jadi alternatif yang enak tapi tetap sehat. Penggunaan daun pisang bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi daun ini berfungsi sebagai pelindung supaya nutrisi ikan tidak menguap keluar dan tetap terkunci di dalam daging.
- Cara Mengolahnya: Haluskan bumbu seperti kunyit, kemiri, bawang merah, dan bawang putih. Balurkan bumbu ke ikan, bungkus rapi dengan daun pisang. Kukus sampai matang. Kalau mau lebih harum, Bunda bisa membakarnya sebentar saja di atas teflon setelah dikukus.
- Keunggulannya: Karena tidak digoreng, menu ini bebas lemak jenuh. Jadi, proses pembersihan darah dan perbaikan sel kulit tidak terhambat oleh lemak jahat, sehingga luka jadi lebih cepat kering dan bersih.
4. Sari Ikan Gabus Murni
Cara terakhir ini biasanya dipakai kalau lukanya cukup serius atau untuk anak-anak yang susah makan ikan langsung. Tujuannya adalah mengambil sari pati atau ekstrak albumin yang benar-benar murni tanpa tambahan air sama sekali.
- Teknik "Mangkuk Dalam Panci": Potong ikan gabus kecil-kecil, masukkan ke dalam mangkuk kaca tanpa air. Masukkan mangkuk tersebut ke dalam panci kukusan yang sudah diisi air (pastikan air tidak masuk ke dalam mangkuk ikan). Tutup rapat dan kukus selama sekitar 45 menit sampai 1 jam.
- Hasil Akhirnya: Bunda akan mendapati cairan bening kekuningan di dalam mangkuk tersebut. Itulah "sari emas" ikan gabus. Berikan 1-2 sendok makan kepada orang yang sakit secara rutin. Rasanya mungkin agak hambar atau sedikit amis, tapi khasiatnya untuk menutup luka operasi sangat luar biasa.
Percepat Pulih Luka dengan Suplemen Ikan Gabus dan Royal Jelly
Tahukah kamu, produk olahan ikan gabus juga bisa dikombinasikan dengan ekstrak royal jelly yang dipercaya dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka maupun pascapersalinan, baik normal maupun operasi caesar. Produk tersebut dikenal sebagai Kapsul Channamix dari Medikacare yang mengandung berbagai asam amino esensial seperti glisin, asam arakidonat, serta asam lemak tak jenuh. Kandungan ini berperan dalam membantu mengurangi peradangan dan mendukung perbaikan jaringan tubuh secara alami.
Selain itu, tambahan ekstrak royal jelly di dalamnya juga kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh serta membantu proses pemulihan. Dengan bahan herbal alami dan telah memiliki izin BPOM serta sertifikasi halal, produk ini juga disebut dapat membantu meningkatkan kualitas ASI serta menjaga kondisi tubuh ibu setelah melahirkan agar lebih cepat pulih dan kembali beraktivitas.




Komentar (0)